Judul : Dakwah Berbasis Mad’u
Nama penulis : Andries Kango
Sinopsis : Sebagai agama, dakwah Islam merupakan tata nilai yang bergerak di antara keharusan ajaran dan alur sosial budaya. Karena itu dakwah harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek sosial dan budaya, terutama dinamika serta sosio kultural masyarakat, selain aspek ajaran yang menjadi substansi agama. Apakah dakwah sebagai sebuah usaha sosial telah dijalankan berdasarkan teori-teori sosial budaya? Paradigma bahwa masalah agama adalah masalah yang tidak ada hubungannya dengan masalah sosial budaya menjadi penyebab kegagalan dakwah selama ini. Masalah agama erat hubungannya dengan persoalan sosio kultural. Inilah paradigma yang penulis maksud sebagai dakwah berbasis sosio kultur mad'u, yaitu aktivitas dakwah yang didasarkan pada analisis sosio kultur objek dakwah. Dengan begitu, dakwah bisa mencapai sasaran dan kegagalan bisa di minimalkan