Dialektika Perilaku Ekonomi Generasi Z
JUDUL:
Dialektika Perilaku Ekonomi Generasi Z
PENULIS:
Vira Fajrianti Hasriaman, Musmulyadi, Arwin, Besse Faradiba
SINOPSIS:
Buku Dialektika Perilaku Ekonomi Generasi Z mengupas secara komprehensif dinamika perilaku ekonomi generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menghadapi era disrupsi digital. Melalui pendekatan interdisipliner yang memadukan ekonomi, psikologi, sosiologi, dan perspektif ekonomi syariah, buku ini menelusuri bagaimana literasi keuangan, gaya hidup, serta nilai-nilai religius membentuk keputusan finansial Generasi Z. Pembahasan dalam buku ini menyoroti berbagai paradoks antara pengetahuan dan praktik keuangan, serta tantangan konsumerisme di era fintech. Buku ini juga menekankan pentingnya kontrol diri, integrasi nilai spiritual, dan pembentukan karakter sebagai fondasi menuju ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.
Buku ini memiliki keunggulan pada kedalaman analisis yang mengintegrasikan teori modern seperti Theory of Planned Behavior dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, sehingga memberikan perspektif yang holistik dan kontekstual. Selain itu, buku ini tidak hanya membahas fenomena ekonomi secara teoritis, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas kehidupan mahasiswa, termasuk pengaruh budaya populer, hedonisme digital, serta simbolisme sosial dalam konsumsi. Keunikan lainnya terletak pada penekanan aspek etika dan spiritualitas dalam pengelolaan keuangan, yang jarang dibahas secara sistematis dalam literatur ekonomi konvensional.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan gaya hidup instan, bagaimana Generasi Z mengelola keuangannya? Apakah literasi keuangan cukup untuk membentuk perilaku yang bijak? Dialektika Perilaku Ekonomi Generasi Z hadir sebagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Buku ini mengajak pembaca menyelami realitas ekonomi generasi muda dari berbagai sudut pandang. Dengan bahasa yang reflektif dan analitis, buku ini menjadi panduan penting bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi pendidikan dalam membangun kesadaran finansial yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika. Saatnya bertransformasi dari sekadar memahami keuangan menjadi mampu mengelolanya secara bijak dan berkelanjutan.