EPISTEMOLOGI TAFSIR SAINS: Dialektika Antara Ayat-Ayat Kauniyah dan Sains Modern
JUDUL:
EPISTEMOLOGI TAFSIR SAINS: Dialektika Antara Ayat-Ayat Kauniyah dan Sains Modern
PENULIS:
Amiruddin, M.TH.
SINOPSIS:
Di tengah percepatan sains modern, bagaimana Al-Qur'an seharusnya dibaca ketika berbicara tentang alam semesta, kehidupan, dan manusia? Buku ini mengajak pembaca melampaui cara pandang yang semata-mata mencari kecocokan antara ayat dan teori ilmiah. Dengan pendekatan yang kritis, reflektif, dan argumentatif, Amiruddin menelusuri fondasi konseptual, sejarah tafsir sains, problem konkordisme, serta kemungkinan rekonstruksi paradigma yang lebih matang.
Melalui Model Epistemologi Tafsir Sains Dialektis (METSD), buku ini menempatkan wahyu, tafsir, realitas, dan sains dalam hubungan yang dialogis-bukan saling meniadakan, melainkan saling menerangi. Pembahasan mencakup kosmologi, astronomi, geologi, ekologi, biologi, manusia, hingga isu kontemporer seperti Al, bioteknologi, perubahan iklim, neurosains, dan etika teknologi.
Buku ini penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pengkaji Al-Qur'an, dan siapa pun yang ingin memahami hubungan agama dan sains secara lebih dewasa, metodologis, dan bertanggung jawab.