FORMATIVE ASSESSMENT IN LANGUAGE AND LITERACY: Asesmen Bahasa dan Literasi Munculan Anak Usia Dini
JUDUL:
FORMATIVE ASSESSMENT IN LANGUAGE AND LITERACY: Asesmen
Bahasa dan Literasi Munculan Anak Usia Dini
PENULIS:
Dr. Muhammad Yusri Bachtiar, S.Pd., M.Pd.
Siti Khadijah Alam, S.Pd., Gr.
Siska S.Pd., Gr.
St. Marwana Aisyah, S.Pd.
SINOPSIS:
Buku kolaboratif ini hadir sebagai respons kritis terhadap maraknya praktik pengajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada anak usia dini yang cenderung mekanistik dan hanya berorientasi pada hasil akhir. Berpijak pada kesadaran bahwa masa usia dini adalah masa keemasan (golden age) , buku ini menawarkan pergeseran paradigma: melihat literasi bukan sebagai keterampilan teknis yang diajarkan secara kaku, melainkan sebagai proses perkembangan alami dan dinamis yang dikenal sebagai literasi munculan (emergent literacy). Buku ini membedah secara sistematis bagaimana setiap interaksi verbal, coretan acak di kertas, hingga imajinasi anak saat memegang buku merupakan kepingan puzzle penting bagi kemahiran literasi mereka di masa depan. Di dalam buku ini, proses stimulasi awal difokuskan pada penguatan empat pilar utama, yaitu bahasa percakapan, bahasa tuturan, kesadaran simbol, serta membaca dan menulis awal.
Selain membahas aspek teoretis (termasuk perspektif Lev Vygotsky dan M.A.K Halliday) , buku ini juga menggarisbawahi urgensi asesmen formatif (assessment for learning) sebagai "jantung" pembelajaran di lembaga PAUD. Asesmen formatif memungkinkan guru bertransformasi dari sekadar penilai hasil menjadi pengamat yang responsif dan reflektif dalam menangkap kesiapan linguistik serta kognitif anak secara autentik melalui catatan anekdot, ceklis, dan dokumentasi visual.
Buku ini menegaskan bahwa keberhasilan perkembangan literasi anak tidak bisa berdiri sendiri di ruang kelas, melainkan membutuhkan dukungan ekosistem literasi yang suportif melalui kemitraan yang konsisten antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Buku ini menjadi panduan konseptual sekaligus aplikatif yang sangat berharga bagi pendidik, peneliti, orang tua, maupun pemangku kepentingan dalam mewujudkan praktik pembelajaran literasi di Indonesia yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada anak.