Keselamatan Fungsi Komando: Model Penguatan Budaya Keselamatan Kerja di Rumah Sakit
JUDUL:
Keselamatan Fungsi Komando: Model Penguatan Budaya Keselamatan Kerja di Rumah Sakit
PENULIS:
Dr. Suharto, S.K.M., M.Kes.
Prof. Dr. Ir. Gerry Silaban, M.Kes.
Dr. Drs. Zulfendri, M.Kes.
Dr. dr. Deli Theo, Sp.PK., MARS.
SINOPSIS:
Rumah sakit merupakan organisasi dengan tingkat risiko yang tinggi karena melibatkan berbagai aktivitas pelayanan kesehatan yang kompleks, penggunaan teknologi medis, serta interaksi antarprofesi yang berlangsung secara berkesinambungan. Kondisi tersebut menuntut penerapan sistem keselamatan kerja yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mampu membangun budaya keselamatan yang kuat di seluruh tingkatan organisasi. Buku ini menghadirkan pembahasan yang komprehensif mengenai keselamatan kerja di rumah sakit dengan memperkenalkan Model Keselamatan Fungsi Komando sebagai pendekatan strategis untuk memperkuat kepemimpinan, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Disusun secara sistematis, buku ini menguraikan konsep dasar keselamatan kerja di rumah sakit, landasan filosofis dan teoritis yang meliputi Safety Culture Theory, Safety Behavior Theory, Safety Leadership Theory, Authority Theory, serta teori organisasi dan fungsi manajemen sebagai dasar pengembangan model. Selain itu, pembaca diajak memahami karakteristik budaya keselamatan kerja, faktor-faktor yang memengaruhinya, keterkaitannya dengan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan, serta metode pengukuran budaya keselamatan sebagai indikator keberhasilan implementasi di lingkungan rumah sakit.
Pada bagian akhir, buku ini menjelaskan konsep, komponen, mekanisme implementasi, serta keunggulan Model Keselamatan Fungsi Komando, lengkap dengan pembahasan mengenai peran para pemangku kepentingan, strategi monitoring dan evaluasi, serta upaya pengembangan model secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang memadukan teori dan praktik, buku ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, manajer rumah sakit, tenaga kesehatan, serta para pengambil kebijakan dalam mewujudkan budaya keselamatan kerja yang unggul, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.