KONSELING PASTORAL: Sebuah Kajian Teologis Psikologis dan Praktis

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Agama
Rp. 85.000 Rp. 95.000
Qty :

JUDUL:

KONSELING PASTORAL: Sebuah Kajian Teologis, Psikologis, dan Praktis

PENULIS:

Bahagia Tarigan, M.A., M.Th.

SINOPSIS:

Di tengah kompleksitas kehidupan modern, jemaat sering kali mendapati diri mereka terombang-ambing dalam badai pergumulan—mulai dari konflik pernikahan, krisis iman, luka batin, hingga perjuangan melawan depresi dan kecanduan. Gereja dipanggil untuk menjadi pelabuhan yang aman, sebuah "rumah sakit bagi jiwa" di mana kasih Allah yang memulihkan dapat dirasakan secara nyata. Namun, bagaimana para pelayan Tuhan dapat menjadi agen penyembuhan yang efektif tanpa keterampilan yang memadai?
Konseling Pastoral Sebuah Kajian Teologis, Psikologis, dan Praktis hadir untuk menjawab kebutuhan mendesak ini. Buku ini adalah panduan komprehensif yang dirancang secara sistematis untuk memperlengkapi para pendeta, penatua, diaken, dan setiap pelayan awam dengan hati dan tangan seorang konselor pastoral yang terampil. Dengan pendekatan yang berakar kuat pada teologi Kristen namun diperkaya oleh wawasan psikologi modern, buku ini menjembatani antara panggilan untuk mengasihi dan kemampuan praktis untuk menolong.
Pembaca akan diajak dalam sebuah perjalanan terstruktur yang dimulai dengan meletakkan fondasi teologis yang kokoh, melihat Kristus sebagai Sang Konselor Agung. Selanjutnya, buku ini mengupas tuntas keterampilan-keterampilan inti yang esensial: seni mendengarkan yang melampaui kata-kata, kekuatan empati yang membangun jembatan, kebijaksanaan dalam bertanya untuk membuka hati, hingga keberanian untuk melakukan konfrontasi yang membangun di dalam kasih.
Lebih dari itu, panduan ini memberikan peta jalan yang jelas mengenai tahapan-tahapan proses konseling, dari pertemuan pertama yang membangun kepercayaan hingga sesi terakhir yang memberdayakan kemandirian. Pembaca juga akan dibekali dengan pemahaman untuk menangani isu-isu spesifik seperti konseling krisis, dinamika keluarga, depresi, dan kecanduan, sambil terus menekankan pentingnya etika pelayanan dan kebijaksanaan untuk mengetahui kapan harus merujuk ke profesional lain.
Sebagai puncaknya, buku ini ditutup dengan sebuah refleksi mendalam tentang pribadi sang konselor. Ia membahas pentingnya membangun hati gembala, praktik perawatan diri (self-care) untuk menghindari kelelahan emosional, serta komitmen seumur hidup untuk terus bertumbuh.
Ditulis dengan bahasa yang akademis namun mudah diakses, diperkaya dengan contoh-contoh relevan, studi kasus, dan latihan praktis, buku ini bukan sekadar bacaan—ia adalah sebuah lokakarya pelatihan. Ini adalah sumber daya vital bagi siapa pun yang rindu untuk tidak hanya bersimpati, tetapi juga terampil dalam berjalan bersama mereka yang terluka, menjadi saluran anugerah dan pengharapan Injil yang nyata.



https://napoleonichistoricalsociety.com
https://putitinwriting.org
https://campredoncentredart.com
https://therinkatthompsonspoint.com
https://easypastasauces.com
https://velogik-ateliers.com
https://borsalamilanesa.com
https://cooking-in-college.com
https://itsmygirlfriends.com
https://hukukburolari.net
https://mira-fx.com
https://apkslink.com
https://favouille-restaurant.com
https://fhking.org
https://diveintophilippines.com
https://2acoin.org
https://arretauxpages.com
https://reactjsgirls.com
https://hopscotchcakery.com
https://pompomsocial.com
https://bambuhoki.com
https://bambuhoki88vip.com